- Selamat Datang di Akademi Farmasi Kaltara Tarakan, Perguruan Tinggi yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan dan Sosial Kaltara pada tanggal 08 Mei 2017 dengan Nomor SK DIKTI : 250/KPT/I/2017 untuk berperan serta dalam mencerdaskan Bangsa Indonesia dan membangun Negara Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi.

Laboratorium

Farmakognosi

Farmakognosi adalah sebagai bagian biofarmasi, biokimia dan kimia sintesa, sehingga ruang lingkupnya menjadi luas seperti yang diuraikan dalam definisi Fluckiger. Sedangkan di Indonesia saat ini untuk praktikum Farmakognosi hanya meliputi segi pengamatan makroskopis, mikroskopis dan organoleptis yang seharusnya juga mencakup indentifikasi, isolasi dan pemurnian setiap zat yang terkandung dalam simplisia dan bila perlu penyelidikan dilanjutkan ke arah sintesa. Sebagai contoh Chloramphenicol dapat dibuat secara sintesa total, yang sebelumnya hanya dapat diperoleh dari biakkan cendawan Streptomyces venezuela.

Farmakognosi merupakan salah satu ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tanaman atau hewan yang dapat digunakan sebagai obat alami yang telah melewati berbagai macam uji seperti uji farmakodinamik, uji toksikologi dan uji biofarmasetika 
Jadi farmakognosi berarti pengetahuan tentang obat, di Indonesia farmakognosi dikhususkan ilmu yang mempelajari tentang obat dari bahan nabati, hewani dan mineral.